Kamis, 20 Juni 2013

Senyum Pagi


terhantar senyum pagi dari bibirmu yang manis
bertanya matamu siapakah aku yang kau tahu
malu kulihat seakan hatimu menggetar

Bunga pagi indah kulihat senyummu memekar

lalu kuterbawa arus hati yang memuja jiwa
sungguh dirimu ciptaan yang seidah pagi

Berdegup hati ini menyapa pada sapaan angin
ingin hatiku jua bertanya dan menyapa hatinya
namun getaran hati jiwa tak sanggup bertanya

Senin, 17 Juni 2013

Kelambu Senja


Dibalik kelambu senja kutatap selalu wajahmu
yang mewarnai langit biru tanangkan hati yang bisu
lalu seucap kata kusampaikan pada sapaan angin
tentang rinduku yang mendalam


Di balik kelambu senja tatapanmu membawaku
tarbang menunggangi kerinduan yang memupus jiwa
lalu kepakkan sayap sayap cinta yang indah

Sungguh dibalik kelambu senja ini ada titik titik bahagia 
yang mengarungi jiwa mewarnai hidup penuh cinta
hilangkan sejuta rasa yang mengotori jiwa

Sungguh dibalik kelambu senja ini
Jiwaku semakin tergoda 


Minggu, 16 Juni 2013

Gelas kenangan


Di bawah langit langit kamar kucicipi secangkir kopi
yang terhias indah wajahmu yang saangat manis
lalu kurasakan betapa sepinya hidup ini
tanpa engkau ada di sisi
Kini hanya tinggalah sehelai kenangan yang ada

yang perna memapari dalam sejadah cinta

hingga mekarkan taman taman di jiwa
Kini tinggalah seribu kenangan di jiwa

bersama cin
bersama rindu berbaring luka

Sepotong cinta


Sepotong cinta kutahan dalam hati 

biar mengukirar indah bersama hari

membawa seribu kenangan dan harapan

yang menites di sela sela lubang terbungkam



Sapamu takkan kulupa  pada sekuntum bunga


yang pernah memberi harap

cinta sebening embun pagi yang kurasa

Biar semua menjadi selimut tiduku


lalu aku lelap dalam mimpi mipi bersamamu

mengarungi hidup dalam bayang rindu


bersama besarnya cinta yang masih membiru


Kau selalu ada


dalam dekapan malam yang sangat sunyi
kubukan satu persatu lembara kenangan
yang masih tersimpan rapi di hatiku

Gamabaran jelas tatapan matamu
yang pernah menyinari dalam gelapku,masih kurasa 
dan terasa  selalu ku rasa walau kau kini di lain cinta

Senyummu bunga indah di setiap pagiku
lalu mekar bagai kelopak mawar mengharumkan
ruang ruang jiwa dan hatiku,semua masih kurasa

Semua ini takkan kulupa walau ku terbentur usia
lalu menua dan rapuh bagai pohon tumbang
jatuh di antara ranting ranting yang kering